Pages

image

Blog Campur Aduk

Semua arsip berkumpul jadi satu di blog saya ini.. :)

Minggu, 13 Februari 2011

Game Itu Apa

Pengertian Game

Game merupakan kata dalam bahasa Inggris yang berarti permainan. Permainan merupakan sesuatu yang dapat dimainkan dengan aturan tertentu sehingga ada yang menang dan ada yang kalah. Biasanya dalam kehidupan sehari-hari, game tidak lain untuk mencari kesenangan atau bisa juga untuk refreshing. Dalam penggunaannya kata game itu kita sebutkan dengan video game. Sedangkan video game itu sendiri memiliki arti yaitu sebuah game yang berbasis elktronik dan visual.

Computer Games (Permainan Komputer)

Game ini dimainkan lewat bantuan alat komputer. Terdapat 5 alat yang dapat dikategorikan sebagai komputer, yaitu :

o Expensive dedicated machine, mesin yang dioperasikan dengan koin untuk memainkankannya.
o Inexpensive dedicated machine, disebut juga dengan hand held machine.
Alat game watch termasuk dalam katagori ini.
o Multiprogram home, mesin seperti Atari. Nintendo termasuk dalam kelompok komputer ini.
o Personal computer
o Mainframe computer

Computer game berbeda dengan jenis game yang lain karena tidak ada pergerakan secara fisik atau interaksi langsung dengan object kecuali lewat perantaraan komputer. Software yang dibuat harus dapat menangkap reaksi yang cepat dari interaksi yang dihasilkan dengan pemain. Karena itu software untuk computer games harus bersifat real time. Kompleksitas game adalah bergantung dari kemampuan merepresentasikan aturan dan lingkungan game dalam program yang dibuat.

Maka definisi game yang umum untuk computer game adalah :

Game Komputer adalah sebuah program software dimana satu atau lebih pemain berusaha untuk membuat keputusan lewat kontrol terhadap object dan resource guna memenuhi satu tujuan tertentu.

Sejarah Game

Pada tahun 1952, seorang mahasiswa dari Universitas Cambridge bernama A.S. Gouglas membuat permainan OXO (tic-tac-toe) dalam versi grafik. Pada tahun 1958 William High Botham merancang sebuah game dengan judul Tennis For Two yang dimainkan dalam oscilloscope. Kemudian pada tahun 1961 Steve Russell membuat game dengan judul Spacewar yang dibuat dalam komputer mainframe. Atari adalah sebuah perusahaan Amerika dengan nama Jepang dan perusahaan Jepang bernama SEGA didirikan oleh orang Amerika. Magnavox yang memulai peran perusahaan yang telah berumur 1 abad. Nintendo sebagai perusahaan yang mempopulerkan kembali video game juga memiliki umur yang sama.

Era sebelum munculnya game (1889 - 1970)

Dimulai pada tahun 1889 dimana Fusajiro Yamauchi mendirikan marufuku sebagai perusahaan yang memproduksi dan mendistribusikan Hanafuda yaitu permainan kartu Ala Jepang. Kemudian perusahaan mengganti nama menjadi The Nintendo Playing Card Company dimana kata Nintendo berarti menyerahkan keberuntungan pada surga. Tahun 1954 David Rosen melihat popularitas mesin berbasis koin yang dilihatnya di markas Amerika di Jepang. Oleh karena itu, ia mendirikan Service Games untuk mengeksport permainan ini ke Jepang. Tahun 1960 -an, Rosen memutuskan untuk membuat sendiri mesin permainan berbasis koin miliknya dan akhirnya membeli Tokyo Jukebox and Slot - machine Company. Nama SEGA merupakan singkatan dari SErvice GAmes akhirnya diadopsi menjadi nama perusahaannya. Pada tahun 1961, Steve Russell dan kawan - kawan memprogram permainan komputer berjudul Spacewar di DEC lalu kemudian diperdagangkan di cyberspace primitif. Pada tahun 1962 permainan komputer ini juda direpresentasikan di MIT saat Science Open House. Pada tahun 1967, Bill Rusch dan Ralph Baer membuat video game. Kemudian pada akhir 1968 terciptalah prototype yang dapat memainkan beberapa permainan komputer termasuk didalamnya permainan komputer tenis meja dan permainan menembak.

Era mulainya game (1971 - 1977)

Pada Tahun 1971, Nolan Bushnell dan Ted Dabney memuat versi coin-operated arcade dari Spacewar dan mesin itu dinamai Space Computer. Pada tahun yang sama mereka memutuskan untuk membuat sebuah perusahaan tentang video game yang kemudian disitribusikan melalui perusahaan lain dengan nama Atari . Bushnell membuat sendiri programmnya berupa video game tennis yang disebut Pong. Pong menjadi permainan terlaris. Pada tahun 1975 Will Crowther menulis text adventure game pertama yang ktia kenal sampai sekarang. Adventure game tersebut di program di Fortran untuk PDP-10. Pada tahun 1976 Death Race yang dikembangkan oleh Exidy menjadi kontroversi karena kekerasan yang dimasukkan dalam permainan komputer ini. Pada tahun 1977 Atari mengeluarkan home console, Atari 2600 dengan menggunakan cartidge yang banyak dikenal sebagai media penyimpanan permainan computer era tahun 2000.

Masa Keemasan (1978 - 1981)

Pada masa ini merupakan masa keemasan bagi industri arcade, zaman ini ditandai dengan meratanya bisnis arcade dan munculnya arcade game yang berwarna yang berlanjut sapari tahun 80-an dan 90-an. Juga pada tahun 1978 Atari mengeluarkan Asteroids. Permainan komputer tersebut adalah permainan komputer terlaris , menggeser kedudukan Lunar Lander yang pernah dikeluarkan Atari.


RPG

RPG atau Role-Playing Game merupakan salah satu genre game yang mengharuskan pemain untuk memerankan sebuah tokoh karakter atau kelompok karakter tertentu dalam sebuah plot cerita. Game bergaya RPG dibagi menjadi beberapa jenis, diantaranya yaitu :

1. First Person Action RPG
Jenis ini disajikan dengan tampilan grafis sudut pandang orang pertama, namun ada kalanya juga menggunakan sudut pandang orang ketiga pada saat pertempuran. Contoh : Daggerfall.

2. Isometric-Action RPG
Jenis ini mirip dengan First Person Action RPG, tetapi menggunakan sudut pandang isometric.
Contoh : Ys Series, Diablo.

3. Third-Person 2D RPG
Jenis ini menggunakan sudut pandang orang ketiga dengan tampilan grafis 2D, biasanya menggunakan sistem turn-based. Contoh : Final Fantasy, Breath Of Fire, Phantasy Star, Ultima.

4. First Person RPG
Jenis ini menggunakan sudut pandang orang pertama ketika mengeksplorasi dungeon namun ada kalanya diganti dengan sudut pandang orang ketiga ketika bertempur. Contoh : Might and Magic I dan II.

5. Isometric RPG
Jenis ini merupakan RPG dengan tampilan isometric dan memiliki sistem permainan turn - based. Contoh : Fallout, Fallout 2.

6. MMORPG
Merupakan singkatan dari Massive Multiplayer Online Role Playing Game adalah bentuk RPG dimana pemain dapat terhubung dengan pemain lainnya di berbagai belahan dunia melalui internet untuk bermain bersama - sama dalam dunia virtual. Contoh : Ragnarok Online, Seal Online.

7. Strategy RPG
Jenis ini lebih terfokus pada pertempuran daripada segi petualangan RPG. Contoh : Shinning Force.

8. Third Person 2D Action RPG
Jenis ini mengandalkan real time system dan dengan grafis 2D. Contoh : The Legend Of Zelda.

9. Third Person 3D RPG
Jenis ini menggunakan sudut pandang orang ketiga. Contoh : Xenogears.

10. Third Person 3D Action RPG
Jenis ini merupakan evolusi dari Third Person 2D Action RPG. Contoh : Prince Of Persia.

Tahap-tahap pembuatan Game

1. Tentukan Genre Game
2. Tentukan Tool yang ingin digunakan
3. Tentukan gameplay game
4. Tentukan grafis yang ingin digunakan
5. Tentukan suara yang ingin digunakan
6. Lakukan perencanaan waktu
7. Proses pembuatan
8. Lakukan publishing


Teknologi yang digunakan untuk membuat Game

3D rendering mesin atau sistem dalam mesin permainan dibangun di atas grafis API seperti Direct3D atau OpenGL yang menyediakan perangkat lunak abstraksi dari GPU atau video card. Perpustakaan tingkat rendah seperti DirectX, SDL, dan OpenAL juga umum digunakan dalam permainan karena menyediakan perangkat keras akses independen lain perangkat keras komputer seperti perangkat input (mouse, keyboard, dan joystick), kartu jaringan, dan kartu suara. Sebelum hardware-accelerated 3D grafis, renderers perangkat lunak telah digunakan. Software rendering masih digunakan di beberapa model tools atau untuk yang masih diberikan gambar bila akurasi visual dinilai lebih real-time performance (frame per detik) atau ketika perangkat keras komputer tidak memenuhi persyaratan seperti shader mendukung atau, dalam kasus dari Windows Vista, dukungan untuk Direct3D 10. Sebagai teknologi mesin permainan matang dan menjadi lebih user-friendly, aplikasi mesin permainan telah diperluas dalam ruang lingkup, dan kini digunakan untuk permainan serius: visualisasi, pelatihan, kesehatan, dan simulasi militer aplikasi. Untuk memfasilitasi aksesibilitas, platform perangkat keras baru kini sedang ditargetkan oleh mesin permainan, termasuk ponsel (misalnya iPhone) dan web browser (misalnya Shockwave,Flash, Silverlight, Persatuan Web Player, O3D). Selain itu, lebih banyak mesin permainan sedang dibangun atas bahasa tingkat tinggi seperti Java dan C # /. NET (misalnya TorqueX, Blade3D, dan Visual3D.NET) atau Python (Panda3D). Karena kebanyakan game 3D kaya sekarang kebanyakan GPU-terbatas (yaitu dibatasi oleh kekuatan kartu grafis), potensi slowdowns bahasa tingkat tinggi menjadi diabaikan, sementara produktivitas keuntungan yang ditawarkan oleh bahasa-bahasa ini bekerja untuk mesin permainan pengembang 'manfaat. Tren baru-baru ini didorong oleh perusahaan-perusahaan seperti Microsoft untuk mendukung Indie pengembangan permainan lebih platform, seperti Xbox360 dan Zune menggunakan. NET Framework dan XNA untuk rendering grafis dan audio. Hal ini menjadi lebih mudah dan lebih murah daripada sebelumnya untuk mengembangkan mesin-mesin permainan untuk platform yang mendukung dikelola kerangka.


Daftar Pustaka :
http://digilib.petra.ac.id/viewer.php?page=1&submit.x=4&submit.y=20&submit=next&qual=high&submitval=next&fname=%2Fjiunkpe%2Fs1%2Finfo%2F2009%2Fjiunkpe-ns-s1-2009-26405099-12189-game_3d-chapter2.pdf
http://bahaskomputer.blogspot.com/2009/05/tahap-pembuatan-game.html
http://cgrg.wordpress.com/2008/03/12/definisi-computer-game/
Read More … Game Itu Apa

Senin, 03 Januari 2011

Kalender 2011

HAPPY NEW YEAR 2011



Sumber : Kaskus
Read More … Kalender 2011

Sabtu, 01 Januari 2011

Electronic Goverment

BAB I
PENDAHULUAN


Electronic Goverment atau e-goverment seringkali disamakan dengan publikasi website oleh pemerintah. Tidak sedikit pemerintah daerah kini mulai menghadirkan diri secara online dengan harapan bisa berpartisipasi dalam ekonomi global atau sekedar menunjukkan diri bahwa informasi tentang daerah bisa diakses dari seluruh dunia.
Definisi yang terlampau sempit akan mengurangi atau bahkan meniadakan berbagai peluang yang ditawarkan oleh e-Goverment, sementara definisi yang terlampau luas dan mengambang akan menghilangkan nilai (value) manfaat yang ditawarkan oleh e-Goverment.
Pendefinisian e-Goverment secara lengkap dan mendetil supaya manfaat e-Goverment benar-benar dapat dinikmati oleh semua pihak yaitu bahwa penggunaan Information and Communications Technology (ICT) merupakan suatu upaya untuk meningkatkan efisiensi dan efektifitas pemerintahan, memudahkan pelayanan pemerintahan, memberikan akses publik untuk mengetahui informasi, dan membuat pemerintah lebih berguna bagi masyarakat.
Stakeholders adalah berbagai pihak yang merasa memiliki kepentingan (langsung maupun tidak langsung) terhadap penyelenggaraan e-Goverment. Pihak-pihak yang dianggap sebagai stakeholder utama disini adalah:
• Pemerintah, adalah pemerintah sendiri, baik yang berada di tingkat pusat maupun daerah.
• Perguruan Tinggi, merupakan pusat dari tenaga ahli dan ilmu pengetahuan diberbagai bidang dalam sebuah negara.
• Industri Swasta, Pembentukan e-Goverment sangat membutuhkan keberadaan dan keterlibatan pihak ini karena selain mereka merupakan entiti yang paling mengetahui mengenai berbagai produk teknologi informasi dan komunikasi yang diperlukan oleh e-Goverment, seringkali juga dapat mengalirkan investasi untuk membiayai proyek e-Goverment.
• Lembaga non-Komersial, Berbagai lembaga non-komersial semacam Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), yayasan, perhimpunan, asosiasi, dan institusi non-profit lainnya yang akan berfungsi sebagai pemantau dan evaluator dari implementasi e-Goverment.
• Masyarakat, merupakan subyek penting yang pada akhirnya akan merasakan manfaat e-Goverment. Sehingga yang menilai berhasil atau tidaknya sebuah implementasi e-Goverment adalah masyarakat atau pelanggan.

Pengembangan e-Goverment diarahkan untuk mencapai 4 (empat) tujuan, yaitu :
1. Pembentukan jaringan informasi dan transaksi pelayanan publik yang memiliki kualitas dan lingkup yang dapat memuaskan masyarakat luas serta dapat terjangkau di seluruh wilayah Indonesia pada setiap saat, tidak dibatasi oleh sekat waktu dan dengan biaya yang terjangkau oleh masyarakat.
2. Pembentukan hubungan interaktif dengan dunia usaha untuk meningkatkan perkembangan perekonomian nasional dan memperkuat kemampuan menghadapi perubahan dan persaingan perdagangan internasional.
3. Pembentukan mekanisme dan saluran komunikasi dengan lembaga-lembaga negara serta penyediaan fasilitas dialog publik bagi masyarakat agar dapat berpartisipasi dalam perumusan kebijakan negara.
4. Pembentukan sistem manajemen dan proses kerja yang transparan dan efisien serta memperlancar transaksi dan layanan antar lembaga pemerintah dan pemerintah daerah otonom.

Manfaat dari sistem e-Goverment yaitu melibatkan penggunaan ICT untuk :
1. Memperbaiki kualitas pelayanan pemerintah kepada para shareholder-nya (masyarakat, kalangan bisnis, dan industri) terutama dalam hal efisiensi dan efektivitas kinerja diberbagai kehidupan bernegara.
2. Meningkatkan transparansi, kontrol, dan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintah dalam rangka penerapan konsep Good Corporate Governance.
3. Mengurangi secara signifikan total biaya administrasi, relasi, dan interaksi yang di keluarkan pemerintah maupun shareholder-nya untuk keperluan aktivitas sehari-hari.
4. Memberikan peluang bagi pemerintah untuk mendapatkan sumber-sumber pendapatan baru melalui interaksinya dengan pihak-pihak yang berkepentingan.
5. Menciptakan suatu lingkungan masyarakat baru yang dapat secara cepat dan tepat menjawab berbagai permasalahan yang dihadapi sejalan dengan berbagai perubahan global dan trend yang ada.
6. Memberdayakan masyarakat dan pihak-pihak lain sebagai mitra pemerintah dalam proses pengambilan berbagai kebijakan publik secara merata dan demokratis.

Tahapan perkembangan implementasi e-Goverment di Indonesia dibagi menjadi 4 tahap yaitu: Web presence (publish website daerah di internet), Interaction (website daerah yang menyediakan fasilitas interaksi antara masyarakat dan pemerintah daerah), Transaction (website daerah yang selain memiliki fasilitas interaksi dilengkapi dengan fasilitas transaksi pelayanan publik dari pemerintah), dan Transformation (dimana website daerah sudah bertransformasi menjadi portal yang memiliki pelayanan G2G, G2B, G2C yang terintegrasi).
Secara umum, implementasi e-Goverment di Indonesia saat ini dapat dikatakan berada pada tahap Interaction, pada tahap ini mulai terjadi komunikasi dua arah antara pemerintah dengan masyarakat yang berkepentingan dengan menggunakan teknologi semacam intranet dan fasilitas multimedia.
Beberapa tolok ukur yang digunakan untuk dapat menilai website pemerintah daerah adalah sebagai berikut:
1. Identitas Lembaga
Berkaitan dengan kemampuan website menunjukkan profil, potensi, dan keunggulan lembaga atau daerah.
2. Desain Website
Menyangkut hal–hal yang berkaitan dengan tampilan website dan sistem menu yang dipergunakan. Terdapat dua sub kriteria, yaitu :
- Navigasi
- Estetika
3. Isi Website
Isi website terdiri dari Content serta Produk atau Jasa yang ditawarkan oleh pemerintah daerah.
4. Fasilitas Website
Yaitu searching, security, custumer service and support, contact information, dan investor information.
5. Fitur Website
Berkaitan dengan kemampuan website untuk diatur tampilannya dan memiliki kegunaan sesuai dengan kebutuhan spesifik individu tertentu.
6. Uji Respons
Merupakan respon langsung dari pengunjung website daerah tersebut. Pengunjung akan melakukan penilaian terhadap website mengenai tampilan, isi website tersebut, kemudahan dan kecepatan mengakses, keamanan, dan sebagainya.

Salah satu kendala dalam pengembangan e-Goverment di Indonesia adalah keterbatasan SDM akan Informatics and Communications Technology (ICT) sehingga perlu dicarikan solusinya antara lain melalui jasa outsourcing di bidang ICT kepada pihak swasta.
Rekomendasi bagi Pemerintah
Satu hal yang perlu diingat yaitu pembangunan sistem e-Goverment harus continue dan tidak boleh terhenti di satu titik. Indonesia dapat mengambil contoh dari negara lain yang telah menerapkan e-Goverment. Pemerintah Malaysia sangat serius menggarap penerapan e-Goverment lewat strategi Multimedia Super Corridor (MSC), impelementasi e-Goverment dijabarkan dalam berbagai program seperti e-Service, e-Procurement, e-Syariah Court, dan General Office environment.




BAB II
ULASAN MATERI

Pemanfaatan E-Goverment bagi Bank Indonesia dan Masyarakat

Penggunaan Komputer
1. Petugas teller
o transaksi nasabah
o setoran dan penarikan tabungan
o setoran giro
o transfer antar bank, sesama bank maupun ke luar negri
2. Customer Service
o Input data nasabah baru
o Perubahan data bagi nasabah yang berubah domisili
o Pemindahan cabang
o Pengurusan kartu ATM yang terblokir

Manfaat
1. Bagi Pemerintah
o Mencapai dan memelihara kestabilan nilai rupiah
o Terpeliharanya Kestabilan Moneter
o Terpeliharanya Stabilitas Sistem Keuangan
o Terpeliharanya kondisi keuangan Bank Indonesia yang sehat dan akuntabel
o Meningkatkan efektifitas dan efisiensi manajemen moneter
o Memelihara SSK : (i) melalui efektifitas pengaturan dan pengawasan bank, surveillance sektor keuangan, dan manajemen krisis serta (ii) mendorong fungsi intermediasi
o Memelihara keamanan dan efisiensi sistem pembayaran
o Meningkatkan kapabilitas organisasi, SDM dan sistem informasi
o Memperkuat institusi melalui good governance, efektivitas komunikasi dan kerangka hokum
o Mengoptimalkan pencapaian dan manfaat inisiatif Bank Indonesia
2. Bagi Masyarakat
o Penyampaian informasi kepada masyarakat luas secara terbuka selama 24 jam
o Masyarakat dapat mengetahui Laporan Keuangan Tahunan Bank Indonesia
o Masyarakat dapat melakukan pembayaran paperless seperti transfer dana elektronik dan alat pembayaran memakai kartu (card-based) (ATM, Kartu Kredit, Kartu Debit dan Kartu Prabayar)
o Memberi kemudahan bagi pengguna untuk memilih metode pembayaran yang dapat diakses ke seluruh wilayah dengan biaya serendah mungkin
o Masyarakat dapat mengetahui informasi maupun menghitung kurs mata uang dunia
Read More … Electronic Goverment

Pengenalan Oracle

BAB I
PENDAHULUAN

DBMS merupakan software yang digunakan untuk membangun suatu sistem basis data yang mendekati sempurna. DBMS harus dapat mengatur basis data tersebut sehingga dapat tersimpan dengan baik tanpa menimbulkan kekacauan, dapat dipakai oleh banyak user sesuai dengan kepentingan masing-masing, melindungi dari gangguan pihak-pihak yang tidak berwenang.
Banyak program basis data yang sudah sering kita gunakan, misalnya FoxPro, Clipper, Access, dan dBASE. Itu merupakan contoh dari DBMS yang digunakan pada PC dalam skala yang relatif kecil. Dalam skala yang lebih besar, dikenal beberapa DBMS yang sering digunakan, antara lain Sybase, DB2, Informix, Oracle, dan lain-lain.
Oracle mungkin salah satu andalan bagi seorang DBA dalam pekerjaannya dan disamping itu dapat dikatakan bahwa Oracle begitu mendominasi pasar database server, hal ini mungkin didasarkan kepada banyak perusahaan berskala besar mengunakan Oracle dalam mengelola datanya. Berikut tulisan mengenai sekilas perkembangan Oracle yang di sari dari berbagai sumber.
Perusahaan Oracle didirikan pada tahun 1977 oleh tiga orang programmer, yakni Bob Miner, Ed Oates dan Larry Ellison yang menjabat sebagai CEO (Chief Executive Officer). Konon, dari ketiga programmer tersebut, Larry adalah yang ‘nomor 3′ dalam programming. Larry lebih sering dan lebih senang mengerjakan pemasaran, dan keluar dari kuliah karena kegemarannya di Oracle. Perusahaan ini berkonsentrasi pada pembuatan database server di mainframe. Kisah sukses Oracle Corporation terkait dengan sejarah dan teori database relasional. Teori database relasional diperkenalkan hampir secara simultan oleh Edgar F. Codd (dalam artikelnya yang terkenal Large Shared Data Banks) pada tahun 1969. IBM adalah perusahaan pertama yang menerapkan model relasional ini dalam bahasa SQL, dengan produknya DB2. Sayangnya IBM ragu-ragu akan keampuhan SQL dan model relational (nantinya berpengaruh pada ketertinggalan IBM di pasar database server sistem operasi Unix dan Windows).
Larry melihat perkembangan teori model relational dan implementasi database relational dalam DB2. Ia yakin bahwa model relational adalah “way of the future” dan memutuskan untuk mengimplementasikan model relational di produk Oracle. Sebelumnya produk database Oracle memakai model non-relational (tidak jelas apakah model jaringan atau pohon; bahasanya COBOL untuk komputer mainframe). Langkah Larry terbukti benar, dan Oracle menjadi pesaing kuat bagi IBM dalam pasar database server di mainframe, terutama database bermodel relational.
Sekitar pertengahan tahun 1980-an, Larry kembali mengambil langkah yang tepat dan berani dengan mendeversifikasi produk Oracle (versi 6.x) ke luar mainframe, yakni ke sistem operasi Unix. Inilah booming kedua bagi Oracle, terjadi peningkatan penghasilan dan penjual produk secara drastis. Selanjutnya Oracle Corporation mendiversifikasi Oracle ke sistem operasi Novell Netware, Windows NT (versi Oracle 7.x, mulai tahun 1996), dan Linux (versi 8.x, sekitar tahun 1997).
Mulai tahun 1998 Oracle terlihat menghentikan pembuatan produknya untuk sistem operasi MVS dan Novell Netware. Mulai pertengahan tahun 1990-an, Larry sangat agresif dalam diversifikasi produk. Oracle Corporation mulai masa itu membuat juga produk-produk non database server seperti Application Server (WebDB, OAS), Development Tools (Oracle Developer, Oracle Designer) dan ApplicationSuite (Oracle Apps). Banyak para praktisi database menggangap Oracle versi 7.x adalah yang paling stabil (Oracle 7.3.4). Suatu perbedaan penting versi 7.3.4 dibanding pendahulunya adalah adanya bitmap index, index yang sangat efisien untuk menangani kolom yang variasi nilainya sempit. Di versi 7 terdapat perbaikan dukungan terhadap VARCHAR, dari batas maksimum 256 menjadi 2000. Versi 8 memperkenalkan partitioning (untuk mengelola database berukuran sangat besar : VLDB atau Very Large DataBase), advanced queue, recovery manager, dan user defined (composite) type. Mulai versi ini juga beberapa produk Oracle dibuat dengan memakai bahasa pemograman Java. Dukungan terhadap Java masih sangat terbatas di Oracle8. Versi ini memperbesar batas VARCHAR dari 2000 menjai 4000. Oracle8i (i diartikan sebagai internet) memiliki dukungan yang lebih baik terhadap java, dukungan terhadap XML, two-level partitioning, Internet File System, Internet Directory (memakai Lightweight Directory Access Protocol atau LDAP), arsitektur 3-tier (CORBA, Common Object Request Broker Architecture) untuk konektivitas dan Enterprise Manager-nya, Managed Standby Database, serta perluasan kemampuan trigger. Kebanyakan dukungan tambahan ini memang terkait dengan internet. Oracle 8i terdiri atas 3 rilis. Rilis 1 = versi 8.1.5, rilis 2 = versi 8.1.6, dan rilis 3 = versi 8.1.7. Reaplikasi masa rilis 1 memiliki keterbatasan hanya mampu menangani VARCHAR samapai 2000 karakter. Keterbatasan ini diperbaiki menjadi 4000 karakter pada rilis 2 dan 3.
Pada tahun 2001 diperkenalkan Oracle9i. Fitur-fitur baru mencakup self-tuning memory, multiple database-block size serta database template. Kemudian pada tahun 2005 diperkenalkan Oracle10g. Pada Versi terdapat beberapa versi, antara lain : Enterprise Edition, Standard Edition, Standard Edition One, Express Edition.




BAB II
ULASAN MATERI

II.1 Apakah Oracle Itu?

Oracle adalah nama produk software database produksi perusahaan software Oracle Corporation yang berpusat di USA. Sejak pertama kali memproduksi software tahun 1977, Oracle Corporation memposisikan diri sebagai produsen software database atau DBMS untuk berbagai jenis komputer dan mendukung sistem operasi dari berbagai vendor. Mulai dari PC yang berbasis Windows atau Linux sampai dengan komputer mainframe baik yang IBM compatible maupun yang berasal dari vendor lain seperti SUN Microsystems, Hewlett Packard, dan lain-lain. Sifat kompatibilitas dengan berbagai platform itulah yang membuat Oracle menjadi salah satu DBMS yang banyak digunakan dewasa ini.
Software database sangat penting dalam mendukung berbagai software aplikasi, terutama aplikasi bisnis. Perusahaan yang memanfaatkan teknologi komputer untuk manajemen informasi dapat dipastikan menggunakan software database.
Secara garis besar, software database dikelompokkan menjadi stand-alone database dan database server. Stand-alone database adalah seperangkat software database yang dijalankan dan diakses komputer yang tidak terhubung ke komputer lain, biasanya berupa personal komputer. Contohnya adalah Microsoft Access. Sedangkan database server merupakan software database yang diperuntukan bagi jaringan komputer. Database server dapat menangani banyak user, mengolah data yang sangat banyak, dan akses data yang cepat. Oracle, IBM DB2, Microsoft SQL Server merupakan contoh database server.
Terdapat banyak tipe data yang disediakan oleh sistem basis data Oracle. Tipe-tipe data utama adalah character, number, date, dan RAW.

• VARCHAR2(n)
o Karakter dengan panjang bervariasi dengan panjang maksimum n. Panjang minimum 1 dan maksimum 2000.
• CHAR(n)
o Karakter dengan panjang tetap dengan panjang maksimum n. Nilai default 1 dan panjang maksimum 255.
• NUMBER
o Angka dengan tingkat panjang sampai 38 digit.
• NUMBER(p,s)
o Angka dengan panjang maksimum p dengan jangkauan 1 sampai 38 digit dan s desimal.
• DATE
o Tanggal dan waktu antara 1 Januari 4712 S.M sampai 31 Desember 4712 M.
• LONG
o Karakter dengan panjang bervariasi hingga 2 gigabytes. Hanya satu kolom LONG yang diperbolehkan pada setiap table.
• RAW dan LONG RAW
o Sama dengan VARCHAR2 dan LONG, namun digunakan untuk menyimpan data byte-oriented atau binary misalnya image.

Melalui tulisan ini, kita akan menyimak secara sekilas mengenai produk database dari Oracle yang bernama Oracle Database 10g Grid Computing.


II.2 Keistimewaan Oracle

Oracle dikenal sebagai database untuk Internet dan jaringan. Keistimewaan Oracle cukup banyak, yaitu :
• Client/Server Environtment
Oracle berjalan di jaringan komputer. Oracle memisahkan proses antara database server dan aplikasi client. Pada arsitektur sistem client/server semua data disimpan dalam server basis data sedangkan client dapat mengambil nilai data yang diperlukan saja dan tidak harus mengambil satu berkas data. Sistem client/server dapat menampung basis data dalam jumlah besar, tergantung dari kapasitas penyimpanan pada sisi server. Struktur ini akan mengurangi kemacetan jaringan.
Arsitektur sistem client/server memungkinkan untuk mengambil satu atau lebih nilai yang dibutuhkan pada pencarian ratusan, ribuan bahkan jutaan tuple. Hal ini dapat terlihat jelas pada gambar berikut.



Gambar 1 Arsitektur sistem client/server

Client adalah pengguna individual yang menjalankan aplikasi-aplikasi antarmuka. Sedangkan server merupakan mesin yang mempunyai kekuatan untuk menjalankan server basis data secara aktif.
Semua proses yang berkenaan dengan basis data dilakukan oleh client. Client mengirimkan perintah pencarian pada beberapa tuple yang tersimpan pada server basis data. Server kemudian mengolah dan mengartikan perintah tersebut dan mengirimkan serangkaian hasil berupa rangkaian relasi, kembali pada client.
Sistem client/server memungkinkan perbedaan hak akses data pada setiap client. Karena pada sistem client/server, client hanya mengambil satu atau lebih nilai dari server dan bukannya satu atau lebih berkas seperti yang ada pada sistem berbasis berkas. Client hanya diberi hak akses data yang sesuai dengan kebutuhannya masing-masing.
• Ukuran database yang besar dan pengaturan space
Oracle mendukung ukuran database yang sangat besar hingga jumlahnya terabyte. Oracle juga mendukung pengaturan penggunaan space di harddisk sehingga ruangan harddisk termanfaatkan secara efisien.
• Multiuser
Oracle dapat melayani banyak user yang terkoneksi dalam waktu yang sama dan mengakses data yang sama. Dengan fasilitas ini Oracle mampu menghindari konflik data.
• Connectibility
Oracle dapat menggunakan berbagai sistem operasi dalam suatu jaringan untuk mengakses suatu data.
• High Transaction Processing Performance
Oracle dapat mengatur sistem agar pemrosesan database berjalan cepat walaupun jumlah transaksi sangat banyak dalam suatu waktu.
• Availability
Oracle dapat menjalankan database 24 jam sehari tanpa istirahat. Pemisahan sistem komputer dan proses backup dapat dilakukan secara online tanpa harus mematikan database.
• Standar industri yang terbuka
Oracle diterima oleh berbagai standar industri untuk pengaksesan data, sistem operasi, user interface, dan protokol jaringan.
• Manajemen keamanan yang sangat baik
Untuk menghindari akses database dari pihak yang tidak diinginkan, Oracle memiliki fitur untuk membatasi dan memonitor akses data.
• Database Enforced Integrity
Oracle memiliki kontrol untuk mengendalikan data mana saja yang dapat diterima di database. Anda tidak perlu kode di banyak aplikasi, cukup di satu database Oracle.
• Portabilitas
Oracle dapat berjalan di berbagai sistem operasi baik LINUX, Windows, UNIX, dan masih banyak lagi. Aplikasi yang menggunakan data Oracle dapat dengan mudah mengakses data Oracle yang bejalan di sistem opersi apapun.
• Distributed System
Oracle dapat memisahkan databasenya dalam komputer-komputer yang secara fisik terpisah, namun secara logis terlihat seperti satu database. Semua user dalam jaringan dapat mengakses data tersebut seolah-olah mengakses satu database
• Replikated Environtment
Oracle mampu menduplikasi database objek dalam lokasi server yang berbeda-beda. Hal ini sangat membantu jika salah satu server rusak dan server lain langsung menggantikan fungsinya.


II.3 Situasi Pasar Oracle

Sebenarnya Oracle Corporation mengeluarkan banyak produk software. Di antaranya adalah produk aplikasi siap pakai yang diberi nama Oracle E-Business Suite. Di dalamnya terdapat software aplikasi seperti Oracle Financial untuk aplikasi keuangan, Oracle Human Resource untuk aplikasi manajemen sumber daya manusia dan masih banyak lagi. Software aplikasi ini dapat langsung diinstal dan digunakan untuk keperluan operasional perusahaan.
Jika Anda ingin melihat berbagai produk lain yang diproduksi Oracle Corporation, Anda dapat mengunjungi otn.oracle.com atau dengan berlangganan majalah Oracle (www.oracle.com/oraclemagazine) secara gratis untuk menyimak perkembangan terakhir produk, teknologi, dan pasar Oracle.


II.4 Profesi Pengguna Oracle

Oracle merupakan produk yang cukup kompleks untuk dikuasai sehingga muncul pembagian-pembagian tanggung jawab bagi para pengguna Oracle. Pembagian tanggung jawab ini sebenarnya tidak mutlak dan bergantung pada kebutuhan. Jika perusahaan Anda menangani database yang sangat besar dan user yang sangat banyak, harus terdapat tim untuk berbagi tanggung jawab.
Berikut ini beberapa tanggung jawab pengguna Oracle :
• Database administrator (DBA)
Seseorang yang mengatur dan melakukan tugas-tugas administratif sistem database Oracle. Di antara pengguna Oracle, DBA adalah pengguna yang memiliki tanggung jawab terbanyak. Hampir semua fungsi yang melibatkan sistem database Oracle, menjadi tanggung jawab DBA. Suatu database butuh paling tidak satu DBA untuk melakukan administrasi pada database yang bersangkutan. Karena database Oracle bisa menangani data yang besar dan bisa mempunyai banyak user, sering kali administrator databasenya lebih dari satu orang, dan mereka bisa berbagi tanggung jawab. Tanggung jawab administrator antaralain :
- Install dan upgrade server database dan aplikasinya.
- Mengalokasikan sistem penyimpanan dan merencanakan kebutuhan akan media penyimpan untuk masa mendatang.
- Modifikasi struktur database jika perlu, berdasarkan informasi yang diberikan oleh application developer.
- Mendefinisikan user sesuai dengan kebutuhannya.
- Mengontrol dan memonitor akses user ke database.
- Memonitor dan mengoptimisasi performance dari database.
- Merencanakan dam melakukan backup dan recovery.
• Security Officer
Bertanggung jawab mengatur user database. Juga bertanggung jawab mengontrol, memonitor user yang mengakses database, dan menjaga keamanan baik dari databasenya ataupun dari sistemnya.
• Application Developer
Bertanggung jawab mendesain dan mengimplementasikan suatu aplikasi database. Application Developer harus mengerti proses aplikasi dan memiliki keterampilan pemrograman. Tanggung jawabnya meliputi :
- Mendesain dan membangun aplikasi database.
- Mendesain struktur database untuk aplikasi yang akan dibangun.
- Memberikan informasi kepada Administrator tentang besarnya ruang penyimpan yang digunakan dan modifikasi struktur database jika diperlukan.
- Menyediakan fasilitas keamanan dalam aplikasi yang dibangun.
• Database User
Seseorang yang berinteraksi dengan database melalui aplikasi yang sudah dibuat sesuai dengan haknya. Tanggung jawab database user biasanya adalah memasukkan, memodifikasi, dan menghapus data. Selain itu, database user juga bertanggung jawab membuat laporan dari hasil interaksi yang sudah dia lakukan.
• Network Administrator
Bertanggung jawab menangani produk Oracle yang berhubungan dengan jaringan. Selain itu network administrator harus mengerti konsep jaringan dan sistem operasi jaringan.

Oracle Corporation juga mengeluarkan program sertifikasi bagi para professional pengguna Oracle. Program sertifikasi ini dinamakan Oracle Certified Professional (OCP). Dengan OCP ini, pengguna Oracle akan diakui oleh Oracle Corporation sebagai profesional yang mampu menjalankan suatu fungsi pengguna Oracle. Tentunya ini akan diakui oleh banyak perusahaan IT. Untuk mendapatkan sertifikasi ini, Anda harus mengikuti tes sertifikasi sesuai program yang ingin Anda ambil. Program yang disediakan diantaranya adalah OCP DBA, OCP Application Developer, OCP Database Operator dan masih banyak lagi.




BAB III
ORACLE DATABASE 10g GRID COMPUTING


III.1 Mengenal Oracle Database 10g

Dunia database adalah dunia yang sangat menarik untuk dipantau. Dalam perkembangan teknologi informasi saat ini, ada banyak pemain database yang berjaya saat ini seperti IBM, Microsoft, Oracle, MySQL dan vendor-vendor lainnya. Semua berebut pangsa pasar dan saling berlomba dalam hal inovasi di bidang database. Melalui tulisan ini, kita akan menyimak secara sekilas mengenai produk database dari Oracle yang bernama Oracle Database 10g Grid Computing.
Oracle Database 10g merupakan database yang pertama kali didesain untuk aktivitas Enterprise Grid Computing. Oracle Database 10g mampu untuk memotong biaya operasional sembari memberikan service yang berkualitas tinggi. Dia mampu untuk merespon secara cepat terhadap kebutuhan bisnis dengan risiko yang rendah. Selain itu produk ini juga sangat mudah untuk dideploy dan juga dipelihara.


III.2 Edisi pada Oracle Database 10g

Ada beberapa edisi yang tersedia dalam Oracle Database 10g. Berikut ini adalah edisi yang ada :
• Standard Edition One
Sangat mudah digunakan, mempunyai kekuatan yang bagus, performa yang baik dalam workgroup dan juga sudah mendukung aplikasi internet maupun intranet. Edisi ini mampu menjadi solusi untuk lingkungan single-server, small business sampai dengan lingkungan cabang yang terdistribusi. Edisi ini juga sudah termasuk semua fasilitas yang diperlukan dalam membangun suatu aplikasi bisnis yang kritis. Edisi ini hanya dapat dilisensikan pada server yang memiliki kapasitas maksimum dua prosesor.
• Standard Edition
Fitur dasarnya sama seperti edisi di atas, tetapi dengan dukungan mesin yang lebih besar dan juga mendukung sistem clustering dan juga layanan Real Application Clusters. Dia dapat dilisensikan dalam suatu single server dengan kapasitas maksimum empat prosesor.
• Enterprise Edition
Memberikan efisiensi, reliabilitas dan juga keamanan manajemen data untuk mission-critical application, seperti dalam lingkungan OLTP, data warehouse yang intensif melakukan query dan juga aplikasi internet. Edisi ini juga memberikan tool-tool dan juga fungsionalitas untuk memenuhi standar ketersediaan dan juga skalabilitas pada aplikasi enterprise.


III.3 Fitur Kunci

Seperti halnya produk database lainnya, maka pada Oracle Database 10g ini juga memiliki beberapa fitur kunci yang menjadi kelebihan dibandingkan yang lainnya. Berikut ini adalah fitur-fitur kuncinya :
• Oracle Real Application Clusters (RAC)
Oracle RAC merupakan suatu lingkungan komputasi yang memanfaatkan interkoneksi antar komputer dengan menggunakan teknologi cluster. Dengan hal tersebut maka dapat memberikan skalabilitas tidak terbatas dan juga tingkat ketersediaan yang tinggi bagi aplikasi apapun. Ini bisa dicapai dengan memanfaatkan konfigurasi hardware secara cluster berkat kemudahan dalam penggunaan single system image. Oracle RAC mengizinkan akses ke dalam single database dari beberapa titik dalam suatu konfigurasi sistem yang tercluster. Ini bertujuan untuk memisahkan antara aplikasi dan database dari kemungkinan adanya kesalahan operasi pada software maupun hardware.
• Oracle Partitioning
Oracle Partitioning mampu untuk meningkatkan manajemen data bagi proses OLTP (Online Transaction Processing), data mart dan juga aplikasi data warehouse dengan menambahkan kemampuan pengaturan, ketersediaan dan juga performa pada struktur tabel dan index yang kompleks. Oracle Partitioning mengizinkan tabel yang besar untuk bisa dibagi ke dalam suatu potongan yang lebih kecil agar lebih mudah dikontrol.
• Oracle OLAP
Oracle OLAP merupakan mesin kalkulasi dengan skalabilitas dan performa yang tinggi untuk pemrosesan data. Dia juga dilengkapi dengan administrasi dan manajemen yang terintegrasi sebagai solusi aplikasi yang membutuhkan analisa. Oracle OLAP ini sudah secara penuh terintegrasi dalam database dan memberikan fungsi-fungsi yang lengkap seputar masalah data analisis. Dengan predictive analysis dapat dimanfaatkan untuk meramalkan pangsa pasar, prediksi keperluan dalam proses produksi dalam manufaktur atau juga membuat suatu analisa terhadap keuangan suatu perusahaan. Sistem OLAP ini menggunakan suatu perhitungan dan kalkulasi yang sangat kompleks dan juga melihat data secara multidimensional.
• Oracle Data Mining
Oracle Data Mining mengijinkan perusahaan untuk membangun suatu sistem business intelligence yang canggih sehingga dapat digunakan untuk menggali informasi lebih dalam dari database yang ada, menemukan fakta-fakta baru dan juga mengintegrasikan informasi tersebut ke dalam aplikasi bisnis. Oracle Data Mining menyertakan fungsi data mining untuk membuat klasifikasi, prediksi dan juga asosiasi.
• Oracle Spatial
Oracle Spatial mengizinkan pengguna dan pembuat aplikasi untuk mengintegrasikan data spasial mereka ke dalam aplikasi enterprise. Dia mengatur relasi spasial dari data yang terasosiasi, misalnya saja berapa besar pendapatan dalam suatu teritori dan lain sebagainya.




BAB IV
INSTALLASI ORACLE

IV.1 Menginstal Oracle Database

Oracle terinstal dalam jaringan komputer. Sebelum menginstal Oracle, konfigurasi software dan jaringan secara fisik harus sudah terpasang dan berjalan. Jika Anda bukan administrator jaringan di perusahaan Anda, lebih baik berkonsultasi dengan administrator jaringan Anda terlebih dahulu.
Sebelum memutuskan untuk menginstal Oracle, Anda harus benar-benar mempertimbangkan beberapa hal. Terutama karena Oracle memakan ruang harddisk dan memori yang cukup besar. Jika server Anda sedang aktif melayani servis-servis jaringan pada perusahaan Anda, penulis menyarankan untuk menunggu hingga jaringan benar-benar sedang tidak digunakan. Karena jika terjadi kekurangan memori atau ruangan harddisk selama instalasi, tentu akan mengganggu servis-servis yang sedang aktif.
Pada saat kita melakukan installasi, kita akan diminta untuk memilih jenis basis data awal yang akan kita buat pada saat installasi, pilihannya adalah General Purpose, Transaction Processing, dan Data Warehousing. Jika tidak ingin membuat basis data pada saat installasi, kita bisa memilih Software Only, dimana hanya akan diinstall Oracle Database-nya saja tanpa ada basis data satu pun di dalamnya. Pembuatan basis data bisa dilakukan setelah proses installasi selesai menggunakan Database Configuration Wizard.
Setelah proses installasi selesai, kita harus mengkonfigurasi suatu servis yang disebut dengan listener menggunakan tool Net Configuration Asistant. Listener digunakan untuk mendeteksi koneksi Oracle Client pada server database tersebut. Konfigurasi yang dilakukan meliputi dua hal, yaitu protokol apa yang digunakan dalam jaringan yang kita pakai dan protocol mana yang akan digunakan untuk koneksi client-server (defaultnya adalah 1521). Jika dalam jaringan kita menggunakan lebih dari satu protokol, maka akan terdapat satu listener untuk satu protokol. Jika ada beberapa listener dalam suatu Oracle Database maka kita akan diminta untuk mengaktifkan salah satu listener yang sesuai.


IV.2 Installasi Oracle Server

Untuk memulai installasi, login ke server sebagai administrator. Masukkan CD Oracle, misalnya saja CD Oracle8i, setelah itu tampilan autorun akan muncul, kemudian klik Install/Deinstall Product. Jika installer Anda berbentuk file di harddisk hasil download, jalankan file setup.exe sehingga langsung muncul Welcome. Setelah pesan Welcome di lanjutkan, pada File Location, di kotak isian Path terdapat sumber file instalasi, jangan diubah. Di bagian Destination terdapat kotak isian Name dan Path tempat Oracle akan terinstal. Sebaiknya Anda menginstal di path default ini. Selanjutnya, akan muncul kotak dialog “Loading Product Information”. Lalu selanjutnya muncul pilihan Available Product. Setelah itu, muncul tampilan Instalation Type dan kita pilih saja opsi Typical. Setelah itu di bagian Database Identifikation, masukkan nama database (jangan lebih dari 8 karakter) ditambah nama domain. Kedua nama tersebut dikenal sebagai Global Database Name.
Selanjutnya muncul Summary, yang merupakan ringkasan dari konfigurasi dan produk yang telah kita pilih, lalu klik opsi Install. Setelah instalasi selesai maka muncul Configuration Tool, dan pada tampilan ini anda tidak perlu melakukan apa-apa. Kemudian muncul tampilan pembuatan database, dan setelah database terbentuk maka akan muncul sebuah informasi tentang database yang terbentuk tadi. Dan akhirnya instalasi benar-benar selesai. Selesai dari itu, maka kita lakukan reboot pada komputer. Untuk menguji apakah Oracle sudah berjalan atau belum, maka kita melakukan koneksi ke database dengan menggunakan SQL Plus. User akan ditanya username, password, dan host string. Host string diisi dengan Net Service Name yang sudah dikonfigurasi sehingga bisa terkoneksi dengan database yang diinginkan.


IV.3 Installasi Oracle Client

Pada installasi Oracle Client akan ditanya tool-tool apa saja yang akan diikutsertakan dalam installasi tersebut selain tools miliknya client. Tool-tool tersebut bisa kita gunakan untuk melalukan hal-hal yang berhubungan administratif walaupun kita jalankan dari client.
Setelah installasi selesai, kita harus mengkonfigurasi suatu servis yang akan digunakan untuk koneksi ke Oracle Database menggunakan suatu servis, dan servis tersebut adalah Net Service Name. Konfigurasi Net Service Name meliputi :
- Identitas komputer yang sudah terinstall Oracle Database, dimana database yang akan diakses berada berikut dengan protokol yang digunakan oleh listener aktif. Identitas komputer bisa diketahui dari IP address-nya (jika kita menggunakan protocol TCP/IP) atau dari Computer Name-nya.
- Database yang akan kita akses, diketahui dari nama database-nya (dalam Net Configuration Assistant dinamakan Sevice Name).
Dalam melakukan koneksi ke database, user Oracle menggunakan SQL Plus. User akan ditanya username, password, dan host string. Host string diisi dengan Net Service Name yang sudah dikonfigurasi sehingga bisa terkoneksi dengan database yang diinginkan.




BAB V
PENUTUP

V.1 Kesimpulan

Kesimpulan dari makalah ini adalah Oracle dikenal sebagai database untuk Internet dan jaringan. Selain itu, Oracle juga merupakan produk yang cukup kompleks untuk dikuasai. Sifat kompatibilitas Oracle dengan berbagai platform membuat Oracle menjadi salah satu DBMS yang banyak digunakan dewasa ini. Oracle mungkin salah satu andalan bagi seorang DBA dalam pekerjaannya dan disamping itu dapat dikatakan bahwa Oracle begitu mendominasi pasar database server, sehingga banyak perusahaan berskala besar mengunakan Oracle dalam mengelola datanya.


V.2 Saran

Saran saya adalah agar Oracle Corporation menciptakan Oracle Database yang lebih canggih lagi, sehingga memudahkan para user dalam penggunaannya sehingga dapat mengefisiensi waktu.




DAFTAR PUSTAKA

Damopolii, Reinhard. 2002. Belajar Sendiri Administrasi Database Oracle8i. Jakarta: Elex Media Komputindo.
http://www.gealgeol.com/2008/02/13/oracle.html
http://ronysyahputra.wordpress.com/2007/02/01/mengenal-oracle
Hutabarat, Bernaridho I. 2003. Panduan Oracle8i Untuk Administrator Database. Jakarta: Elex Media Komputindo.
http://www.gealgeol.com/2008/02/11/mengenal-oracle-database-10g-grid computing.html/?sb=software
Read More … Pengenalan Oracle